Penulis : manadosatu redaksi on Jumat, 28 Februari 2014 | 14.43

Manado (MSN) - Setelah kemarin (27/2) terjadi aksi demo civitas akademika Fakultas Kedokteran (Faked) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado yang berujung pada kekerasan yang diduga dilakukan para petugas keamanan kampus dan sejumlah preman. Berakibat belasan dokter dan mahasiswa Faked Unsrat mengalami luka serius dan harus dilarikan ke rumah sakit. Hari ini Jumat (28/2) kampus Unsrat di kota Manado kembali memanas dan tampak api membara kembali oleh karena para demonstran mulai membakar ban bekas sehingga asap hitam membubung tinggi ke udara. 


Aksi demo civitas akademika Faked Unsrat Manado yang memasuki hari ke empat pada hari ini (28/2) dipimpin oleh Ketua Forum Koordinator Residen, Dokter Alaludin yang diikuti oleh sekitar 1500-an orang. Saat berita ini diturunkan para dokter dan mahasiswa kedokteran berusaha untuk menduduki kantor Rektorat Unsrat. Tuntutan dari civitas akademika Faked Unsrat ini tetap sama seperti aksi demo kemarin yaitu menolak terpilihnya Dr Ralph Kairupan sebagai Dekan Faked Unsrat dan menuntut agar Rektor Unsrat Manado Prof DR Donald Rumokoy turun dari jabatan karena dianggap telah menyalahi dan menyimpang dari aturan dalam pengangkatan Dekan Faked Unsrat. (HP) 

 
Top